Dan
tak cukup seribu kata menggambarkanmu
Laksana
rembulan yang berkerling malu
Bayang
auramu selalu melekat syahdu
Mungkin
memang aku yang tak tahu
Atau
kau yang tak mau
Menabur
benih pesona jiwamu
Getar
suaramu bagai nirwana
Bertaut
merdu dengan cahaya
Terangkum
indah di tepian jiwa
Mengalun
mesra menembus relung sukma
Bayang
sifatmu menyasar suasana
Melingkupi
keharuan surga
Menyinari
peraduan dunia
Menerangi
malam tanpa cahaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar